Rabu, 27 Januari 2016

Cara membuat HTML melalui Notepad

LANGKAH-LANGKAHNYA

1. Buka aplikasi notepad,caranya :
    - klik Star
    - setelah itu klik All Program ,
    -Klik folder Accessories , setelah muncul berbagai program dalam folder tersebut, klik program notepad.

Agar lebih jelas anda bisa lihat gambar berikut ;

  

Setelah itu ,anda bisa tuliskan kode HTML sebagai berikut :

 <html>
<head>
<title>Mari belajar HTML </title>
<h1>palajaran HTML </h1>
<h2>cara membuat HTML sederhana melalui Notepad</h2>
<p>Cara membuat HTML sederhana </p>
<body>membuat HTML itu mudah asalkan kita benar benar niat </body>
</head>
</html>



setelah selesai kita Save dengan Save AS .Dan jangan lupa berijudul seperti, BelajarHTML.html
dan Save As type nya di rubah menjadi All Files.





Setelah file html terbentuk dan tersimpan  maka buka file tersebut dengan cara mengeklik dua kali, setelah itu akan ada browser yang menampilkan halaman web yang telah kita buat . Dan hasilnya sebagai gambar berikut.



 Demikian lah web sederhana yang saya buat semoga dapat membantu teman-teman dan bermanfaat dan jangan lupa mohon koreksinya
terima kasih :D



Minggu, 17 Januari 2016

CARA MENGINSTAL WINDOWS 7

Langkah-Langkah Menginstall Windows 7

1. Masukkan Installer Windows 7 yang sudah Anda siapkan dan catat serial numbernya.

2. Atur agar booting awal melalui DVD. Pengaturan dilakukan pada BIOS. Anda bisa tekan Delete ataupun F2 untuk bisa masuk BIOS, atau sesuaikan dengan motherboard Anda. Kemudian Simpan lalu restart.


Atur booting
 3. Jika muncul peirintah Press any key too boot from CD or DVD, Anda bisa tekan tombol apa saja. Setelah itu akan muncul proses Windows is loading files, dilanjutkan dengan Starting Windows.
Setup is loading files
Starting Windows
4. Pilih Language to Install, Time and currency format, untuk keyboard biarkan US. Lalu klik Next.

Pilih Language to Install, Time and currency format, dan Keyboard layout
5. Karena tujuan kita adalah mnginstall, maka pilih Install Now

install now
6. Tunggu beberapa saat pada proses Setup is starting

Setup is Starting
7. Beri centang pada I accept the license terms, kemudian klik next.

beri centang pada  I accept the license terms
8. Pada bagian ini, pilih saja Custom (Advenced). Agar nantinya dapat memilih di drive mana Windows 7 akan di install.

pilih custom
9. Mengatur drive sekaligus partisi pada step ini di sarankan bagilah hardisk minimal 2 drive.

Satu untuk drive untuk windows 7 (C) dan satu drive untuk data (D) dengan memilih drive option. Sebelum lanjut, pilihlah Disk 0 Partition 2 yang merupakan partisi (C). Kemudian klik Next.

partisi harddisk
10. Tunggulah beberapa proses installasi dibawah ini.
proses copying windows files



proses copying windows files

proses installing features


proses installing updates
11. Secara otomatis komputer akan resstart sendiri.

otomaris restart
booting
12. Setelah selesai restart, tunggulah proses Setup is starting service. 

Setup is starting service
13. Proses installasi akan dilanjutkan secara otomatis

Completing Installation
14. Setelah proses installasi seleesai, komputer akan kembali restart. 

setup will continue after starting your computer

kembali mulai

15. Tunggulah hingga proses Setup is preparing your computer for first use selesai

Setup is preparing your computer
16. Dan akan dilanjutkan dengan proses Setup is checking video perfomance

Setup is checking video perfomance
17. Setelah proses diaatas, Anda akan diminta memasukan Username dan Computer Name, kemudian klik next.
memasukan Username dan Computer Name
18. Jika diperlukan, masukan password yang Anda inginkan. Langsung saja klik next, jika tidak diperlukan.

password
19. Masukkan Product key, lalu klik next. Jika tidak memilikinya Anda bisa lewatkan dengan klik skip.

Product key
20. Pilih opsi yang Anda inginkan untuk fasilitas windows update

windows update
21. Pilih zona waktu Anda.

zone waktu
22. Anda diminta untuk menetapkan lokasi jaringan, jika Anda terhubung dalam sebuah jaringan.

 lokasi jaringan
23. Sampai disini Anda sudah berhasil, menginstall windows 7 pada komputer ataupun laptop Anda. Tunggulah sampai masuk ke dekstop.

Windows is finallizing your setting
welcome

preparing your desktop

tampilan desktop windows 7
Kini, windows 7 sudah terpasang di komputer ataupun laptop Anda. Jika Perangkat yang Anda gunakan masih dalam keadaan baik, maka proses installasi windows 7 akan berjalan dengan baik dan lebh cepat. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.
 
SUMBER : http://www.pintarkomputer.com/2014/04/cara-mudah-menginstall-windows-7.html

Cara setting Ip address

Cara Setting Atau Mengisi Ip Address Di Windows 7

     Ip Address (Internet Protocol Address) adalah suatu deretan angka yang unik atau angka biner antar 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan internet. Panjang dari angka ini adalah 32 bit untuk Ip versi 4 (IPv4) dan 128 bit untuk Ip versi 6 (IPv6) yang menunjukan alamat dari komputer tersebut pada jaringan internet berbasis TCP/IP.

     Pada bahasan kali ini kita akan membahas tentang Bagaimana Cara Mengisi Atau Mengisi Ip Address Di Windows 7. Dalam Tutorial kali ini saya akan mengisi Ip yang versi 4 aja (TCP/IPv4). Dari pada berlama-lama langsung aja, This Is It :



CARA YANG BIASANYA :

 
1. Pertama klik tombol Start(1) yang ada di Windows 7. 

2. Lalu klik Control Panel (2).


 Gambar 2.1 Membuka Control Panel




3. Klik Network and Internet (3).

  Gambar 2.2 Membuka Network and Internet




4. Klik Network and Sharing Center (4).

 Gambar 2.3 Membuka Network and Sharing Center




CARA MUDAHNYA :

1. Klik icon kotak (5) yang berada si sebelah kiri jam.

2. Lalu klik Open Network and Sharing Center (6).

Gambar 2.4 Membuka Open Network and Sharing Center



3. Setelah Terbuka, klik Change Adapter Settings (7).


Gambar 2.5 Membuka Change Adapter Settings



4. Pada pilihan Local Area Network (8), klik kanan dan klik Properties (9).

Gambar 2.6 Properties LAN 



5. Pilih dan klik Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) (10).


  
Gambar 2.7 Membuka Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4)




6. Terakhir isi Ip address dan Subnetmask nya.

Gambar 2.8 Isi Ip Address dan Subnet mask
 
 
 
sumber:http://deviulandaritkj1.blogspot.co.id/p/blog-page_8455.html

Sistem Tools Pada Windows 7

Peranan software atau aplikasi yang berada dalam System Tools sebenarnya sangat penting sekali, namun banyak pengguna mengesampingkan penggunaan dan peranan aplikasi-aplikasi System Tools tersebut. Pada dasarnya System Tools berguna untuk mengelola sebuah sistem operasi yang terinstall pada sebuah komputer gabungan antara sistem perangkat lunak dan sistem perangkat keras komputer tetap dapat berjalan secara baik dan stabil dalam waktu yang lama.
Windows masih menjadi sistem operasi yang paling banyak digunakan karena penggunaan yang mudah serta sejarah kebelakang yang sangat bagus. Salah satu produk sistem operasi dari Windows adalah Windows 7 yang sangat banyak digunakan. Seperti halnya sistem operasi lainnya, Windows 7 juga dilengkapi dengan aplikasi Sistem Tools yang sangat lengkap, sangat cukup untuk mengelola sebuah sistem komputer agar berfungsi dengan baik.
System Tool Windows 7
Windows 7 menyediakan setidaknya 12 aplikasi yang berhubungan dengan pengelolaan sistem operasi ini. Aplikasi-aplikasi ini secara standar sudah dibuatkan shortcut dan dikelompokkan dalam satu folder “System Tools” yang bisa diakses dari Start Menu – All Programs – Accessories. Aplikasi-aplikasi System Tools yang terdapat pada Windows 7 tersebut adalah:
1. Character Map
Software yang mampu menampilkan semua karakter dan jenis huruf (Fonts) yang tersimpan pada komputer. Character Map mampu menampilkan tiap-tiap karakter baik huruf, angka, tanda baca, serta simbol-simbol. Aplikasi ini juga mampu menyalin karakter-karakter yang dipilih untuk digunakan pada aplikasi lain.
2. Computer
Computer merupakan sebuah shorcut untuk membuka jendela Windows Explorer sehingga dapat dengan mudah melihat dan menjelajahi isi dari komputer.
3. Control Panel
Merupakan panel pusat untuk mengatur segale jaenis pengaturan yang ada pada komputer. Pada Control Panel pengguna dapat mengatur bagaimana komputer dapat berfungsi sesuai dengan yang pengguna inginkan. Konfigurasi antara hardware, sistem operasi, data yang tersimpan, serta program-program yang terinstall pada komputer dilakukan dari Control Panel ini.
4. Disk Cleanup
Sebuah tools bawaan Windows 7 yang mampu mengatur dan menghapus file-file yang tidak digunakan pada sistem sehingga dapat mengoptimalkan kapasitas hardisk sebagai media penyimpanan data. Penggunaan DIsk Cleanup dapat menghapus file-file sampah yang tersimpan sehingga performa komputer dapat meningkat.
5. Disk Defragmenter
Fungsi tools satu ini sangat berperan dalam menjaga kestabilan performa media penyimpanan terutama hardisk. Disk Defragmenter menjaga agar file-file yang ditempatkan pada hardisk tetap teratur dan tidak ada file yang terpecah (terfragmen). Dengan penataan dan struktur file yang rapi maka usia dan performa hardisk dapar bertahan lama. Komponen vital satu ini jika dibiarkan dalam kondisi yang berantakan pada penempatan file dapat berakibat fatal pada data yang disimpan, bahkan dapan menyebabkab “Bad Sector” yang menimbulkan kegagalan pembacaan pada hardisk.
6. Internet Explorer
Sebuah program yang dirancang Windows agar pengguna dapat mengakses jaringan internet yang didisplay dalam web page. Pengguna tidak perlu menambahkan software lain jika ingin menjelajah internet, cukup menyediakan koneksi internet kemudian buka program Internet Explorer ini.
7. Private Character Editor
Jika aplikasi Character Map memungkinkan anda untuk melihat semua karakter yang tersimpan pada komputer, maka aplikasi Private Character Editor ini memungkinkan anda untuk membuat karakter dan Font kreasi anda sendiri.
8. Resource Monitor
Resource Monitor merupakan software yang berguna untuk memonitor atau mengawasi apa saja yang diproses oleh sebuah sistem komputer. Program ini memungkinkan pengguna untuk melihat penggunaan CPU, koneksi jaringan, Memory serta Hardisk. Manfaatnya adalah agar pengguna mengetahui performa komputer serta dapat menganalisis proses yang dijalankan komputer sehingga jika terdapat proses yang kurang wajar dan mengganggu performa komputer dapat dicari penyebabnya.
9. System Information
Menampilkan secara lengkap informasi mengenai komputer anda merupakan fungsi dari aplikasi System Information. Baik hardware, software, hingga perangkat tambahan yang terinstall dalam komputer ditampilkan oleh aplikasi ini.
Program satu ini berguna untuk mengembalikan pengaturan sebuah komputer pada sebuah titik atau kondisi atau Restore Point yang ditentukan sebelumnya. Pembuatan Restore Point tersebut dapat dibuat secara otomatis maupun manual. Sangat berguna ketika komputer mulai menurun performa ataupun terjadi kegagalan pengaturan.
11. Task Scheduler
Task Scheduler merupakan program yang berfungsi untuk mengatur dan merencanakan hingga mengeksekusi suatu perintah atau proses tertentu. Penerapan Task Scheduler ini misalnya untuk membuka software Windows Defender kemudian melakukan Scan cepat pada komputer.
12. Windows Easy Transfer
Program ini memudahkan dalam pemindahan data pada komputer satu ke komputer lain. Pemindahan data tersebut disertai juga dengan pemindahan setting komputer. Jadi jika anda akan berganti komputer, program ini akan sangat berguna untuk memindahkan data dan settingan komputer lama ke komputer baru anda. Disertakan pula aplikasi Windows Easy Transfer Report yang merekam aktifitas transfer apa saja yang pernah dilakukan dengan software Windows Easy pada sebuah komputer.
Kegunaan aplikasi-aplikasi diatas dapat menjadi sangat vital dan penting pada saat dibutuhkan. Windows menyertakan program-program ini bukan tanpa alasan, jika dapat digunakan secara tepat, maka komputer akan dapat melakukan kinerja komputasi dengan sangat optimal yang tentunya mempermudah kita sebagai pengguna perangkat komputer dengan sistem operasi Windows 7


sumber:http://ipankint.com/software/utility/sistem-tools-standar-pada-windows-7-dan-kegunaannya/

Rabu, 13 Januari 2016

Pengertian dan fungsi Motherboard beserta gambarnya

 



Pengertian, Fungsi & Komponen Motherboard



Pengertian, Fungsi & Komponen Motherboard – Apa anda tahu apa itu motherboard? Pasti anda tahu bahwa motherboard adalah sesuatu yang vital dalam kompuer ataupun laptop. Biar anda tidak bingung atau agar anda tahu akan Pengertian, Fungsi, & Komponen MotherBoard yang sebenarnya, di sini kami akan menjelaskan kedua hal tersebut.

– Pengertian Motherboard
Motherboard adalah hardware atau perangkat keras yang tersimpan atau berada dalam CPU atau mesin labtop. Motherboard berperan penting dan utama dalam sistem komputer atau bisa juga disebut sebagai alat yang paling vital dalam komponen rangkaian komputer. Hal ini dikatakan demikian karena motherboard mengemban tugas yang sangat penting, yaitu mengatur teknis seputar BIOS (Basic Input Output System), Chipset (pengatur koneksi input-output), RAM (memori penyimpanan data sementara),VGA Card (memori penyimpanan data grafis), Prosessor, dan Additional Card (PCI, ISA). Jadi motherboard adalah penghubung paling utama dalam sistem komputer
– Fungsi Motherboard
Fungsi utama motherboard yaitu sebagai penghubung atara satu perangkat keras dengan perangka yang lainnya, yang artinya bahwa motherboard mempunyai tugas untuk menghubungkan bahasa kode antar perangka keras untuk di gabungkan menjadi suatu aktivitas kerja perangkat komputer. Sebagai contoh motherboar menghubungkan beberapa perangkat keras seperti proessor, RAM, hard disk, Printer, power supply, dan banyak komponen lainnya.

– Komponen motherboard
  1. Soket CPU atau Propessor Socket, yang berguna untuk menginstal atau menyisipkan Prossesor. Namun jenis socket ada dua jenis yaitu socket LIF (low insertion forse) yaitu sckoet model lama dan socket ZIF (zero insertion force) yaitu socket model baru.
  1. Noert Bridge terletak dekat dengan prossesor. Nort Bridge adalah titik fokus dari motherboard, yang disebut memory controller yang terhubung dengan socket prosessor, slot RAM dan slot APG.
  2. South Bridge adalah kutub utama motherboard bersamaan dengan North Bridge. South Bridge menghubungkan dengan antarmuka IDE primer dan sekunder, konektor SATA, konektor Floppy Drive, slot PCI dan BIOS
  1. Slot RAM adalah komponen motherboard yang berguna untuk menyisipkan RAM
  1. Slot APG yang berguna untuk menyisipkanAPG card.
  1. Slot PCI yang berguna untuk menyisipkan Add-on Card, contoh kartu LAN, kartu sound, dsb.
  1. CMOS (Complimentary Metal Oxide Semiconduktor) yang berguna untuk menyimpan setingan atau konfigurasi komputer seperti waktu, agar setiap anda menyalakan komputer tidak perlu unuk menyeting ulang.
  1. Primary ana Socondary IDE Interfaces atau disebut juga konektor IDE. IDE (Integratesd Device Electronics) berguna untuk perangkatnya seperi hard disk dan CD/DVD drive. 
  1. Konektor SATA yang berguna untuk menghubungkan perangkat serial SATA.
     10.BIOS (Basic Input Output System), yang mempunyai tugas melakukan POST (Power On Self  Test).


 Demikianlah kami jelaskan sekilas tentang Motherboard. Semoga bermanfaat bagi anda yang membaca

sumber:http://www.pakarilmu.com/pengertian-fungsi-komponen-motherboard.html

Cara Merakit Personal Komputer (PC)

  

  Cara Merakit Komputer Sendiri Lengkap Dengan Gambar                                                 

Anda akan dipandu step by step mulai dari persiapan komponen-komponen pada komputer hingga komputer bisa dirakit dengan sempurna dan bisa digunakan. Panduan kali ini terdiri dari 5 Langkah Mudah, untuk merakit komputer/PC dari awal hingga Komputer/PC bisa digunakan, Anda dapat mengikuti langkah demi langkah yang ada pada update kali ini.
Anda dapat melewati langkah-langkah tertentu jika Anda memilih untuk tidak memasang/menginstal perangkat keras tersebut. Pada panduan kali ini, Anda diasumsikan tidak memiliki pengetahuan sebelumnya dalam hal merakit komputer, dan diharapkan bisa menambah pengetahuan Anda tentang komponen-komponen yang terdapat dalam komputer/PC dan Anda juga bisa merakit komputer sendiri.
Jika Anda hanya ingin meng-upgrade komputer Anda atau mengganti salah satu komponen komputer Anda, maka Anda bisa melewati langkah-langkah sebelumnya dan langsung membaca panduan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Misalnya, jika Anda hanya ingin mengganti Hardisk komputer saja, maka Anda bisa langsung melihat panduan Bagaimana Cara Memasang Hardisk.

Berikut adalah langkah-langkah merakit komputer yang baik dan benar, jika Anda merasa kesulitan dengan penjelasannya, Saya juga sertakan gambar untuk membantu memudahkan merakit komputer pribadi Anda.

Langkah 1Siapkan semua komponen-komponen untuk merakit komputer.

Komponen Komputer
Komponen Komputer
Merakit komputer merupakan sesuatu yang menyenangkan bagi yang suka dengan perakitan komputer. Sebelum mulai merakit komputer, maka persiapkan dulu komponen-komponennya, seperti Casing, Motherboard, Processor, Heatsink dan kipasnya, Memory / RAM, VGA Card / Kartu Grafis (PCI/AGP), Harddisk, CDROM/DVDROM, Monitor, Speaker, Keyboard dan Mouse. Selain komponen di atas, persiapkan juga CD driver yang dibutuhkan dan CD Sistem Operasi serta Software yang diperlukan. Persiapkan pula berbagai alat tangan seperti obeng, tang dan alat pendukung lainnya.


Langkah 2 - Pasangkan Processor, CPU Cooler dan Memory/RAM ke Motherboard.


Processor adalah sebuah IC yang mengontrol keseluruhan jalannya sebuah sistem komputer dan digunakan sebagai pusat atau otak dari komputer yang berfungsi untuk melakukan perhitungan dan menjalankan tugas. Processor terletak pada socket yang telah disediakan oleh Motherboard, dan dapat diganti dengan Processor yang lain asalkan sesuai dengan socket yang ada pada Motherboard. Salah satu yang sangat besar pengaruhnya terhadap kecepatan komputer tergantung dari jenis dan kapasitas Processor.

Cara memasang Processor adalah sebagai berikut:

  • Buka pengunci Socket Processor pada Motherboard.
    Cara Memasang Processor
    Memasang Processor
  • Pasangkan Processor ke Motherboard. (PENTING...! Perhatikan bahwa Processor mempunyai tanda pada salah satu sudutnya, dalam hal ini biasanya ditandai dengan lekukan, lubang atau anak panah).
  • Cocokan tanda tersebut dengan tanda yang ada pada Socket Processor (Jika Anda melakukan hal tersebut di atas dengan tepat, maka Processor akan dapat dimasukkan ke socketnya dengan baik dan benar).
  • Kemudian kunci kembali socket tersebut, dengan cara menekan tuas kebawah dan mengaitkan pada pengunci yang ada.
Cara Memasang CPU Cooler (Pendingin CPU)

  • Siapkan CPU Cooler dan Pasta Processor
    Cara Memasang CPU Cooler
    Memasang CPU Cooler
  • Lapisi Processor yang sudah terpasang dan permukaan CPU Cooler dengan pasta yang sudah dipersiapkan tadi.
  • Kemudian pasangkan CPU Cooler tepat diatas Processor yang sudah terpasang, lalu kencangkan pengunci pada CPU Cooler.
  • Hubungkan daya yang terdapat pada CPU Cooler dengan Motherboard.
Cara Memasang Memory/RAM
Memasang Memory/RAM
Memasang Memory/RAM
  • Perhatikan slot memory Anda, apakah sudah sesuai dengan jenis memory yang Anda gunakan.
  • Jika sudah sesuai, maka pasangkan memory komputer Anda pada slot yang sudah disediakan.
  • Kemudian klik pengait pada masing-masing ujung memory agar memory tidak bergerak-gerak.

Langkah 3 - Memasang Hardisk dan CD/DVD Drive.


Hardisk ATA dan SATA
Hardisk ATA dan SATA
Sebelum memasang Hardisk ke casing langkah pertama yang harus anda lakukan adalah mengenal jenis Hardisk yang akan Anda gunakan. Untuk Hardisk yang sering digunakan saat ini yaitu Hardisk ATA dan SATA. Jika Anda Menggunakan Hardisk ATA maka kabel penghubung dari Hardisk ke Motherboard yang harus Anda gunakan adalah Kabel IDE, dan jika Anda menggunakan Hardisk SATA maka silahkan gunakan kabel SATA. Perbedaan kabel IDE dan SATA terletak pada fisik kabel, kabel ATA lebih lebar dari pada kabel SATA. Biasanya kabel ATA digunakan untuk beberapa perangkat lain selain daripada Hardisk seperti CD/DVD-ROM.

Cara memasang Hardisk dan CD/DVD Drive adalah sebagai berikut:
Memasang Jumper Hardisk
Memasang Jumper Hardisk
  • Pertama, aturlah jumper pada hard disk. Jumper ini ada di bagian belakang hardisk dan memiliki tiga sampai lima pasang pin. Bila hardisk yang akan Anda pasang cuma satu, maka setlah jumper ke posisi "MASTER". Jika ada dua hardisk, maka cabut jumper hard disk ke dua dan posisikan sebagai "SLAVE". Petunjunk pemasangan jumper biasanya ada pada sisi atas hardisk.
  • Pasang kabel data SATA pada port data di belakang hardisk. Pemasangannya tidak sulit. Cocokkan saja ujung kabel dengan port data di hardisk, jadi tidak mungkin terbalik. Lalu, pasang ujung satunya dari kabel data tersebut pada port SATA 1 atau primary SATA pada Motherboard. Cara pemasangannya sama dengan pemasangan ke hardisk.
  • Kemudian letakkan hardisk pada tempat yang sudah disediakan di casing, biasanya ada beberapa slot, kemudian kencangkan dengan skrup yang tersedia. Setelah itu pasanglah kabel power dari Power Supply ke Hardisk. Jika Power Supply Anda model lama yang tidak mempunyai kabel power untuk SATA, Anda bisa menggunakan kabel power Konverter (lihat gambar). 
    Cara Memasang Hardisk
    Cara Memasang Hardisk
  • Untuk pemasangan CD/DVD drive kurang lebih sama dengan pemasangan Hardisk. Hanya penempatannya saja yang sedikit berbeda, biasanya CD/DVD Drive ditempatkan pada bagian teratas pada casing. Sebelum menempatkan CD/DVD Drive, buka dulu penutupnya yang terbuat dari plastik, Kemudian tekan penutupnya dari bagian dalam.

Langkah 4 - Merakit kabel komputer.


Setelah semua komponen komputer terpasang, langkah selanjutnya adalah merakit kabel-kabel komputer, baik kabel I/O, kabel hardisk, kabel CD ROM, Kabel power CPU dll. Anda cukup memperhatikan gambar berikut ini untuk panduan Anda memasang kabel-kabel untuk merakit komputer Anda.

Sebaiknya Anda benar-benar memperhatikan langkah yang satu ini, karena ini merupakan salah satu yang paling central dalam merakit komputer, jika kabel yang Anda hubungkan ternyata salah maka akan berakibat fatal. Akan tetapi Anda tidak perlu khawatir berlebihan, setiap kabel sudah disetting sedemikian rupa agar berbeda dengan yang lain, jadi Anda tinggal mencocokkan saja dengan colokannya. Berikut adalah beberapa gambar untuk merakit kabel-kabel komputer.
Merakit Kabel Komputer
Merakit Kabel Komputer


Langkah 5 - Terakhir adalah menginstall Sistem Operasi sesuai kebutuhan Anda.


Setelah Anda selesai merakit komputer Anda, langkah terakhir yang harus dilakukan agar komputer bisa Anda gunakan dengan baik adalah mengistall Sistem Operasi (Operating System). Sistem Operasi adalah seperangkat program yang mengelola sumber daya perangkat keras komputer atau Hardware, dan menyediakan layanan umum untuk aplikasi perangkat lunak atau Software.

Sistem Operasi juga bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan perangkat lunak aplikasi seperti program-program pengolah kata dan peramban web.

Untuk jenis-jenis sistem Operasi yang digunakan komputer secara umum terbagi menjadi 3 kelompok yaitu Keluarga Microsoft, Keluarga UNIX dan Keluarga Mac OS. Untuk penginstalan Sistem Operasi sebaiknya Anda sesuaikan dengan kebutuhan Anda. Jika Anda masih awam mengenai Sistem Operasi sebaiknya Anda gunakan Sistem Operasi dari Keluarga Microsoft, karena Sistem Operasi ini masih paling  familiar dan banyak digunakan oleh semua kalangan. Akan tetapi jika Anda ingin mencoba Sistem Operasi dari keluarga UNIX dan Mac OS juga tidak ada salahnya.


 sumber:http://www.websitekomputer.com/2013/12/cara-merakit-komputer-pc-sendiri-lengkap.html